Publikasi Jurnal Cepat Fast Track Khusus Buat BKD

Bagi dosen, BKD (Beban Kerja Dosen) bukan sekadar laporan administratif. BKD adalah tolok ukur kinerja akademik yang berdampak langsung pada kelanjutan karier, tunjangan, hingga jenjang jabatan fungsional. Salah satu komponen yang paling sering menjadi kendala dalam pemenuhan BKD adalah publikasi jurnal ilmiah.

Tidak sedikit dosen yang sebenarnya aktif mengajar dan meneliti, namun terhambat karena publikasi jurnal belum terbit sesuai periode pelaporan. Di sinilah kebutuhan akan publikasi jurnal cepat melalui jalur fast track mulai menjadi relevan—bukan sebagai jalan pintas, tetapi sebagai strategi pengelolaan waktu dan proses.

Artikel ini membahas secara jujur dan teknis bagaimana publikasi jurnal cepat fast track bisa menjadi solusi BKD dosen, tanpa melanggar etika akademik dan tanpa janji kosong.


Mengapa Publikasi Jurnal Sering Menjadi Masalah dalam BKD?

Secara teori, publikasi jurnal terlihat sederhana: menulis artikel, submit ke jurnal, lalu menunggu hasil. Namun dalam praktiknya, proses ini sering tidak sinkron dengan jadwal BKD.

Beberapa masalah yang paling sering terjadi di lapangan antara lain:

  • Artikel masih dalam proses review saat periode BKD berakhir
  • Revisi berulang tanpa kejelasan waktu
  • Salah memilih jurnal sejak awal
  • Antrean jurnal terlalu panjang

Akibatnya, dosen yang sebenarnya produktif justru kehilangan poin BKD, bukan karena tidak bekerja, tetapi karena publikasi tidak terbit tepat waktu.


Memahami Konsep Publikasi Jurnal Cepat Fast Track

Publikasi jurnal cepat tidak berarti melompati proses ilmiah. Fast track adalah mekanisme percepatan proses editorial dengan pendekatan yang lebih terencana dan terarah.

Dalam praktik yang benar, fast track mencakup:

  • Pemilihan jurnal yang memiliki siklus editorial lebih cepat
  • Artikel yang sudah disiapkan agar siap reviewer sejak awal
  • Pengelolaan revisi secara fokus dan efisien
  • Komunikasi editorial yang lebih terstruktur

Dengan kata lain, fast track bukan soal “dibayar lalu langsung terbit”, tetapi soal mengurangi waktu yang terbuang karena kesalahan teknis dan strategi.


Kenapa Jalur Fast Track Relevan untuk BKD Dosen?

BKD memiliki batas waktu yang jelas. Ketika publikasi melewati periode tersebut, artikel yang sebenarnya bernilai akademik menjadi tidak bisa dimanfaatkan.

Fast track relevan untuk BKD karena:

  1. Memberikan estimasi waktu yang lebih terukur
  2. Mengurangi risiko penolakan awal
  3. Meminimalkan trial dan error
  4. Membantu dosen merencanakan publikasi sesuai periode BKD

Bagi dosen yang mengelola banyak tanggung jawab—mengajar, membimbing, meneliti—pendekatan ini sering kali lebih masuk akal dibanding submit mandiri tanpa arah.


Kesalahan Umum Dosen Saat Mengejar Publikasi Cepat

Sebagai catatan penting, banyak kegagalan fast track justru disebabkan oleh kesalahan di awal. Beberapa di antaranya:

  • Memaksakan artikel ke jurnal yang terlalu tinggi
  • Mengabaikan scope jurnal
  • Menyerahkan artikel yang belum siap reviewer
  • Mengira semua jurnal fast track pasti cepat

Fast track tidak bekerja jika artikel belum siap secara substansi. Inilah mengapa pendampingan akademik sering menjadi faktor pembeda.


Jalur Fast Track yang Umumnya Digunakan untuk BKD

Dalam praktik akademik, jalur fast track yang relatif aman untuk kebutuhan BKD meliputi:

  • Jurnal nasional terakreditasi dengan manajemen editorial aktif
  • Jurnal institusi yang terbit rutin setiap tahun
  • Edisi reguler dengan siklus review pendek
  • Jurnal internal institusi dengan seleksi terbatas

Pemilihan jalur ini harus disesuaikan dengan:

  • Bidang keilmuan
  • Target BKD (pengajaran, penelitian, publikasi)
  • Waktu yang tersedia

Tidak ada satu jalur yang cocok untuk semua dosen.


Pendekatan Mandalika Institute dalam Publikasi Fast Track

Di Mandalika Institute, publikasi jurnal cepat untuk kebutuhan BKD dipahami sebagai manajemen proses akademik, bukan sekadar layanan.

Setiap artikel dipetakan terlebih dahulu:

  • Sejauh mana kesiapan naskah
  • Target jurnal yang realistis
  • Estimasi waktu terbit
  • Risiko revisi dan penolakan

Menurut Dedi Saputra, manajer Mandalika Institute, banyak dosen sebenarnya bisa memenuhi BKD tanpa tekanan jika sejak awal publikasi dikelola dengan benar.

“Masalahnya bukan dosennya kurang produktif, tapi publikasinya tidak diatur sesuai kalender akademik. Fast track itu soal perencanaan, bukan keajaiban.”

Pendekatan ini membuat dosen memiliki gambaran yang lebih jelas tentang kemungkinan dan batasan proses publikasi.


Berapa Lama Publikasi Jurnal Fast Track untuk BKD?

Secara realistis, dengan artikel yang siap dan jalur yang tepat:

  • Jurnal nasional terakreditasi: ±1,5–3 bulan
  • Jurnal institusional: ±1–2 bulan
  • Jalur reguler non-fast track: bisa 4–6 bulan atau lebih

Angka ini bukan janji, tetapi estimasi berbasis praktik. Hasil akhir tetap bergantung pada kualitas artikel dan kebijakan jurnal.


Etika Akademik dan Fast Track

Salah satu kekhawatiran dosen adalah aspek etika. Perlu ditegaskan, fast track tidak melanggar etika akademik selama:

  • Artikel adalah karya asli penulis
  • Proses review tetap berjalan
  • Tidak ada manipulasi data atau sitasi
  • Tidak ada klaim palsu terhadap jurnal

Dalam konteks global, layanan editorial dan pendampingan publikasi adalah hal yang lazim.


Kapan Dosen Sebaiknya Memilih Fast Track?

Fast track sebaiknya dipilih ketika:

  • Deadline BKD sudah dekat
  • Artikel sudah hampir siap
  • Target publikasi jelas
  • Dosen ingin kepastian proses, bukan spekulasi

Sebaliknya, jika waktu masih panjang, jalur reguler sering kali lebih ekonomis dan fleksibel.


Penutup

Publikasi jurnal cepat fast track bukan solusi instan, tetapi bisa menjadi solusi strategis untuk dosen yang ingin memenuhi BKD secara realistis dan bertanggung jawab. Kuncinya bukan pada kecepatan semata, melainkan pada ketepatan langkah sejak awal.

Dengan pendekatan yang terukur, publikasi tidak lagi menjadi beban menjelang akhir semester, melainkan bagian dari perencanaan akademik yang rapi.

Bagi dosen yang membutuhkan kepastian proses publikasi untuk BKD, Mandalika Institute menyediakan pendampingan akademik yang fokus pada arah, estimasi waktu, dan kepatuhan etika—tanpa janji berlebihan, tanpa drama.

Karena dalam dunia akademik, yang paling berharga bukan sekadar cepat, tetapi tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Share this post

Recent Posts

About

About

Pellentesque id velit ut ligula maximus gravida venenatis in turpis. In eu lacinia libero. Aenean nec aliquet dui. Sed tristique convallis sapien, semper porttitor mauris scelerisque et. 

Newsletter

Subscribe for our monthly newsletter to stay updated